Login

Lost your password?
Don't have an account? Sign Up

Sulteng Bergerak sebelumnya merupakan koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari sejumlah lembaga non negara dan individu dari berbagai daerah di Indonesia diantaranya WALHI, Greenpeace, Kemitraan, YAPPIKA-ActionAid, Yayasan Satu Keadilan, Hutan Rakyat Institute, AURIGA, Solidaritas Perempuan, KPA, PWYP, AMAN, NTFP-EP INDONESIA, KIARA, JATAM, Institut Hijau Indonesia, Bingkai Indonesia, SHEEP Indonesia, Penabulu Aktivis peduli bencana,Himakom UGM, IDCloudHost, dan Relawan Digital. Awalnya, Sulteng Bergerak dibentuk untuk merespon tanggap darurat saat kejadian bencana gempa bumi, tsunami dan liquifaksi di Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong pada 28 september 2018.

Setelah penanganan bencana di Sulawesi Tengah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi Sulteng Bergerak bekerja untuk pembelaan penyintas berkaitan dengan isu pemenuhan hak dasar mereka, advokasi tata ruang dan pengawasan pelaksanaan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi.  

Pada 23 juni 2020 Sulteng Bergerak resmi menjadi lembaga perkumpulan Komunitas Celebes Bergerak dengan nomor AHU-0008767.AH.01.07.TAHUN 2020 di Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun, dalam operasionalnya Sulteng Bergerak tetap menjadi nama resmi dari perkumpulan Komunitas Celebes Bergerak.