Login

Lost your password?
Don't have an account? Sign Up

Sulteng Bergerak sebelumnya merupakan koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari sejumlah lembaga non negara dan individu dari berbagai daerah di Indonesia. Awalnya, Sulteng Bergerak dibentuk untuk merespon tanggap darurat saat kejadian bencana gempa bumi, tsunami dan liquifaksi di Kota Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong pada 28 september 2018.

Setelah penanganan bencana di Sulawesi Tengah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Sulteng Bergerak bertransformasi menjadi semi lembaga yang konsen terhadap pembelaan penyintas berkaitan dengan isu pemenuhan hak dasar mereka, advokasi tata ruang dan pengawasan pelaksanaan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pada 23 juni 2020 Sulteng Bergerak resmi menjadi lembaga perkumpulan Komunitas Celebes Bergerak dengan nomor AHU-0008767.AH.01.07.TAHUN 2020 di Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Namun, dalam operasionalnya Sulteng Bergerak tetap menjadi nama resmi dari perkumpulan Komunitas Celebes Bergerak.

Saat ini, kami bekerja mendampingi penyintas korban bencana 28 september 2018 silam di kamp-kamp pengungsian. Sulteng Bergerak juga ikut dalam advokasi revisi rencana tata ruang daerah (RTRW) di Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Selain itu, Sulteng Bergerak juga membantu warga terdampak COVID-19 untuk ketahanan pangan dan penyediaan alat pelindung diri bagi penyintas di kamp-kamp pengungsian.

Sulteng Bergerak memiliki cita-cita besar mewujudkan kebijakan yang memiliki perspektif mitigasi bencana di Sulawesi Tengah dan mewujudkan kesadaran warga tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta sadar akan resiko bencana.